Contoh Simulasi Perhitungan Simulasi Kredit Mobil

Contoh Simulasi Perhitungan Simulasi Kredit Mobil

Pembelian sistem kredit sudah menjadi hal biasanya di negeri ini. Banyak sekali perusahaan penyedia kredit yang bermunculan. Mereka menawarkan sistem kredit dengan syarat dan ketentuan yang berbeda-beda. Kredit mobil termasuk jenis kredit yang paling banyak digunakan di indonesia. Banyak orang yang ingin membeli mobil namun tidak mampu secara tunai. Mereka juga tidak paham tentang perhitungan simulasi kredit. Padahal sebelum menentukan untuk mengambil kredit, anda harus paham tentang perhitungannya. Berapa besar bunga, besar cicilan, total pembayaran dan lainnya. Berikut ini semua hal tentang simulasi kredit mobil yang harus anda ketahui.

Menentukan Tipe Mobil

Untuk menentukan tipe mobil tidak semudah yang dipikirkan. Apalagi hal ini berhubungan dengan kestabilan keuangan anda. Sebelum mengajukan kredit dan memilih tipe mobil yang diinginkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Misalnya tarif bunga leasing atau bank. Besar bunga setiap leasing berbeda-beda tergantung jangka waktu kredit yang anda ajukan. Semakin lama jangka waktunya, semakin besar bunga yang harus dibayarkan.

Selain itu anda harus memperhatikan tarif asuransi. Untuk jangka waktu kredit 1-3 tahun, tarif asuransinya sekitar 7,5% hingga 9,5% dari harga mobil yang anda ajukan. Anda juga tidak boleh melupakan biaya administrasi. Karena akan mempengaruhi dana yang harus disiapkan. Jika ingin mendapatkan cicilan ringan, anda bisa memilih jangka waktu yang panjang. Namun total bayaran yang harus dibayar semakin besar. Kemudian perhatikan pula uang dp yang harus dibayarkan. Semakin besar uang dp, semakin kecil cicilan yang harus dibayarkan. Dengan memperhatikan semua hal itu, anda bisa menentukan tipe mobil yang tepat dan sesuai dengan kondisi keuangan anda.

Perhitungan Simulasi Kredit Mobil

Untuk melakukan perhitungan simulasi kredit, anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini :

  • Besaran uang DP

Bila harga mobil sekitar 200 jutaan, berarti uang Dp yang harus dibayarkan sekitar 20% dari harga mobil. Minimal anda harus membayar uang muka sebesar 40 jutaan. Biasanya 20% merupakan besaran minimal yang ditawarkan oleh bank atau leasing. Semakin maha harga mobil semakin besar pula uang muka yang harus dibayarkan.

  • Besar Pokok Kredit

Untuk menghitung besaran pokok kredit, bisa menggunakan rumus PK = harga mobil – DP. Jika harga mobil 200 juta dan sudah membayar uang muka 40 juta. Berarti besar pokok kredit yang harus dibayarkan sebesar 160 juta.

  • Besar Tarif bunga

Setiap leasing atau bank memiliki tarif bunga yang berbeda-beda. Misalnya anda mengambil kredit dalam jangka waktu 3 tahun dan besar bunganya 8 persen. Berarti bunga yang harus dibayarkan sebesar 38,4 juta. Bunga dihitung dari 160 juta x 8% = 12,8 juta x 3 tahun = 38,4 juta.

  • Besar cicilan

Sekarang kita akan menghitung besar cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Total biaya yang harus dibayarkan sekitar 160 juta + 38,4 juta = 198,4 juta. Dan dibayar selama 3 tahun atau 3 bulan. Berarti besar cicilan yang harus dibayarkan sekitar Rp 5.551.200 setiap bulannya

  • Biaya administrasi dan tarif asuransi

Setiap leasing memiliki besaran yang berbeda-beda. Bila tarif asuransi sekitar 9,5% dari harga mobil, berarti tarif asuransi yang harus dibayarkan sekitar 19 juta. Sedangkan biaya administasi untuk 3 tahun cicilan sekitar Rp 550.000

Dari semua perhitungan simulasi kredit mobil diatas, di awal pembelian anda harus menyiapkan uang Rp 65 jutaan. Biaya tersebut untuk membayar uang muka, cicilan bulan pertama, tarif asuransi dan biaya administrasi. Itulah sedikit penjelasan yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat.

About: admin

shares